Instagram

Kamis, 19 September 2013

Lukisan Van Gogh Senilai Rp 438 Miliar, Ditemukan Terbengkalai di Loteng Rumah


Lukisan-lukisan Van Gogh kini jadi rebutan para kolektor benda seni dunia. Tak disangka salah satu lukisan Van Gogh ditemukan dalam kondisi terbengkalai selama hampir satu abad di sebuah loteng rumah di Norwegia. 

Lukisan yang disebut sebagai salah satu maha karya seniman asal Belanda itu berjudul 'Sunset at Montmajour'. Lukisan ini dulu sempat ditolak berbagai pihak gara-gara disangka palsu karena tak mencantumkan tanda tangan Van Gogh. 

Mengapa lukisan Van Goh bisa sampai di loteng rumah warga Norwegia itu? Lukisan itu pernah dibeli oleh seorang indistrialis asal Norwegia, Christian Mustad. Namun Mustad tampaknya dibisiki seseorang bahwa lukisan yang dibelinya itu palsu. Mustad langsung menyimpan lukisan itu di loteng rumahnya. 

Tahun 1991, pemilik lukisan setelah Mustad yang tak mau disebut namanya itu mengontak Museum Van Gogh di Belanda tentang lukisan yang ditemukannya di loteng rumah itu. 

Tapi pihak museum menolak, sebagian karena lukisan itu tak ditandatangani Van Gogh. Namun setelah menyelidiki dan meneliti selama beberapa tahun, akhirnya pihak museum membuktikan keaslian lukisan itu, berdasarkan pigmen cat, pemeriksaan x-ray dan jenis kanvas yang digunakan. 

***

Lukisan 'Sunset at Montmajour' ini disebut para ahli dibuat sekitar waktu yang sama saat Van Gogh mengalami masa kejayaannya. "Yaitu pada periode yang sama ketika dia tinggal di Arles, Provence saat dia melukis ‘The Yellow House’, ‘The Bedroom’ dan sejumlah lukisan lain yang bertema bunga matahari," kata Alex Ruger, Direktur Museum Van Gogh, Belanda.  



Astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) telah berhasil mengambil foto gelombang gravitasi. Gelombang gravitasi merupakan sebuah fenomena atmosfer yang tidak mungkin dapat dilihat dari Bumi. Gelombang gravitasi ini terlihat bergerak di atas danau besar di Amerika Utara, Selatan Ontario, Kanada, dan ke barat daya dari Pukaskwa National Park.

Seperti yang dilansir Dailymail, gambar tersebut memperlihatkan seolah-olah awan yang membentuk gelombang ini beriak. Gelombang gravitasi diproduksi ketika ketidakseimbangan kelembaban udara bertemu dalam densitas udara, seperti ketika udara dingin mengalir melalui udara lebih hangat. NASA menuliskan “Foto ini diambil pada tanggal 24 Juni dengan Nikon D3S kamera digital oleh anggota Ekspedisi 36, dan kemudian ditingkatkan oleh para ahli media untuk meningkatkan kontras warnanya.”

Gelombang gravitasi pertama kali di perkirakan oleh fisikawan Albert Einstein pada tahun 1916. Kehadiran gelombang ini sebagai konsukensi langsung dari rumusan teori gravitasinya. Gelombang gravitasi juga dihasilkan dari getaran massa suatu benda.

Gelombang gravitasi sifatnya meliputi seluruh alam semesta. Massa dari bintang, planet, dan seluruh benda semesta lainnya akan bergetar sambil mengeluarkan pancaran gelombang gravitasinya. Benda angkasa yang mempunyai massa yang besar akan menghasilkan gelombang gravitasi yang besar pula. Tetapi, meskipun cukup besar, gelombang ini masih sangat lemah untuk dideteksi. Kendalanya adalah peristiwa seperti ini jarang terjadi, yaitu sekitar satu ledakan tiap ratusan tahun.

1 komentar:

stenote mengatakan...

Apa kata Vincent Van Gogh tentang pemotongan kupingnya sendiri ?
Dapatkan jawabannya di dalam wawancara dengan Vincent (imajiner) di http://stenote-berkata.blogspot.hk/2017/11/

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review