Instagram

Jumat, 20 September 2013

London Fashion Week 2014

Menurut tanggalan di dunia fesyen, bulan September dititahkan sebagai tahun baru. Karena itulah, mengapa rangkaian pekan mode dunia selalu diselenggarakan pada bulan ke-9 ini.
Setelah New York Fashion Week  rampung, kini perhatian publik beralih menuju kampung halaman Kate Middleton. Ya, London Fashion Week telah dimulai! Berpusat di hotel The May Fair dan Sommerset House, pesta para insan mode ini berlangsung dari tanggal 13 – 17 September 2013.
Bisa dibayangkan antusias para para pelaku dan pecinta fesyen di London merayakan perhelatan ini. Beberapa dari mereka mungkin tengah berdesakkan dalam antrian, demi menyaksikan secara langsung rangkaian koleksi spring/summer 2014. Dan, sebagian lagi sedang asyik menyesap koktail di tepi bar, sebelum akhirnya melenggang menuju bangku paling depan. Maklum, pada pagelaran busana, undangan VIP selalu memperoleh perlakuan istimewa.
Jika mengacu pada New York Fashion Week 2014 yang baru saja rampung. Para perancang masih menganut gaya busana dengan permainan warna terang, berpotongan simpel dan longgar, namun tetap mengedepankan nuansa feminin. Selain itu, motif flora tampak mendominasi dan permainan grafis nyatanya masih digemari.
Selain itu, penonton pun dibuat terkesima oleh kejutan dari beberapa desainer yang unjuk bakat dengan melintas dari aturan dan identitas. Dua di antaranya adalah Victoria Beckham dan DKNY!
Lalu, bagaimana dengan London  Fashion Week 2014? Jangan khawatir, pastinya kami akan memenuhi ‘dahaga’ Anda dengan asupan berita-berita teranyar dari gelaran akbar ini.
Sebelumnya sedikit informasi untuk Anda, selain pagelaran busana, LFW 2014 juga menghadirkan berbagai penawaran untuk pengunjung. Salah satunya ialah make over gratis dari M.A.C dan berbagai diskon menggiurkan darifashion brand lainnya. Yang menarik, khusus bagi fashion journalist dan fashion blogger akan mendapatkan diskon ekstra dengan menunjukkan kartu press.

sumber : Vogue.

Festival Kuliner Serpong "Jawa Sing Ngangeni"

Yogyakarta dan Solo tidak hanya terkenal dengan budayanya, tetapi juga terkenal dengan kulinernya. Kelezatan rasa manisnya di lidah membuat setiap masakannya selalu dicari dan dikangeni pencinta kuliner Nusantara.

Festival Kuliner Serpong (FKS) yang diadakan di halaman parkir Summarecon Mal Serpong, Gading Serpong, Banten, bisa sedikit mengobati rasa kangen itu. Festival yang berlangsung pada 27 Agustus hingga 22 September ini mengambil tema ”Jawa sing Ngageni”.

Bagi yang kangen dengan rasa otentik sego liwet Waroeng Wong Solo, misalnya, bisa menemukannya di festival ini, tidak harus jauh-jauh pergi ke Solo.

Nasi gurih yang dimasak dengan santan ini dilengkapi lauk opor ayam yang dagingnya disuwir. Selanjutnya, nikmati pedas manis sambal gorengnya. Lengkapi sajian ini dengan sayur labu siam, telur rebus, abon, dan areh, putih telur yang dimasak dengan santan dan sejumlah bumbu dapur. Rasa gurih dan manisnya benar-benar sangat menggoda lidah.

Jika ingin mencoba masakan khas Yogyakarta, cicipilah nasi gudeg Laminten. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan dari nangka muda yang dimasak dengan santan itu. Warna coklatnya biasanya berasal dari daun jati yang dimasak bersamaan dengan sayur nangka muda itu.

Gudeg ini dimakan bersama nasi putih. Rasanya menjadi lengkap jika dinikmati dengan kuah santan kental, ayam kampung, telur, tahu, dan sambal goreng krecek. Penyajiannya tergantung selera. Tinggal pilih, mau gudeg kering yang disajikan dengan areh kental, jauh lebih kental daripada santan pada masakan Padang, atau menikmati gudeg basah yang disajikan dengan areh encer.

Belum kangen dengan masakan di atas, nikmatilah sate klathak Mak Adi yang sangat terkenal di Yogyakarta. Selain potongan daging kambingnya yang cukup besar, tusuk satenya pun unik, yakni berasal dari jeruji besi sepeda. Selanjutnya, sate dibakar dengan arang membara. Masakan yang rasanya sedikit asin ini cocok sekali disajikan tanpa sambal kecap.

Berbeda dengan sate kambing pada umumnya, sate klathak Mak Adi ini satu porsinya hanya dua tusuk. Namun, jangan salah, potongan dagingnya besar dan dalam satu tusukan ada banyak potongan daging kambing sehingga penikmat sate akan puas meski hanya makan dua tusuk.

Dagingnya yang empuk dan terasa sedikit garing membuat kita ingin terus menikmatinya. Semangkuk gulai yang disajikan melengkapi kenikmatan. Benar-benar mengundang selera.

Soto Bangkong yang berdiri sejak tahun 1950-an di Jalan Bangkong (Katamso), Semarang, menjadi salah satu menu terfavorit yang dilirik pengunjung festival. Suiran daging ayam, irisan tomat, taoge segar, bihun, serta taburan bawang putih dan bawang merahnya yang harum berhasil menggoda selera penggila kuliner.

Kuahnya yang bening agak kecoklatan dan sedikit manis itu jika diberi perasan air jeruk menjadi sangat segar saat dinikmati.

Pilihan lain adalah bebek goreng H Slamet, sate jamur Pak Gendut, tahu kupat Waroeng Wong Solo, serta pecel dan pindang daging ponorogo.

Ingin makanan yang ringan dan asli dari Solo? Berburulah camilan khas Solo yang ngangeni, yakni Srabi Notosuman Ny Handayani. Antrean panjang pengunjung terus terjadi di gerai ini. Mereka rela antre hingga setengah jam untuk mendapatkan kue tersebut.

”Untuk menjaga cita rasa, kelezatan, dan rasa otentik, makanan khas Jawa itu sengaja diboyong langsung dari tempat asalnya,” kata Direktur PT Summarecon Agung Tbk Soegianto Nagaria saat membuka FKS ketiga di Gading Serpong.

Sudah tiga tahun

General Manager Corporate Communication PT Summarecon Agung Tbk Cut Meutia mengatakan, FKS sudah tiga kali digelar dalam tiga tahun terakhir untuk menjawab keinginan pencinta kuliner Nusantara.

Tahun 2011, tema yang diangkat adalah ”Beauty of Bali”. Saat itu, pengelola menghadirkan berbagai menu masakan hingga oleh-oleh khas ”Pulau Dewata”.

KOMPAS/PINGKAN ELITA DUNDUSuasana warung kopi diciptakan stan Kopi Joss Yogyakarta di Festival Kuliner Serpong 2013.
Tahun 2012, tema yang diusung ”Minang nan Rancak”. Musik, tari, budaya, makanan, bangunan khas Padang, yakni Rumah Gadang, menghiasi festival.

Tahun ini mengambil tema ”Jawa sing Ngangeni” bermaksud menyapa pengunjung yang berasal dari kota-kota di Jawa, seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Ponorogo.

Festival dikemas sedemikian rupa sehingga benar-benar menghadirkan suasana Jawa. Ada area lesehan seperti di Malioboro, miniatur Tugu Yogyakarta, dan gerbang Keraton.

Sebagai pelengkap suasana, pengunjung juga dihibur dengan tembang dan gamelan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah. Sundari Soekotjo dan Jogja Hiphop Foundation ikut menghibur pengunjung FKS.

Saat akan pulang, pengunjung juga bisa membeli oleh-oleh khas, seperti pernak-pernik dari Dagadu Djokdja, bakpia pathok, serta lumpia semarang.

sumber: www.kompas.com

Kriteria Tandem Politik Idaman Mahfud MD


Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD telah memantapkan niat maju sebagai calon presiden pada 2014. Komunikasi politik dia klaim telah dilakukan. Sosialisasi pun tak kalah gencar dia gelar dengan turun langsung ke beragam daerah.

Dalam banyak kesempatan, Mahfud selalu menyampaikan hasratnya maju sebagai capres dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tak terkecuali saat bertandang ke redaksi Kompas.com, Kamis (19/9/2013). 

Namun, sampai saat ini PKB belum memutuskan siapa tokoh yang akan diusung sebagai capres. Sebaliknya, Mahfud pun terus membuka diri menganalisa melihat semua peluang yang ada. 

Sebagai bagian dari analisanya, Mahfud menyebutkan sejumlah kriteria yang dia harapkan dimiliki tandem politiknya kelak. "Entah saya yang didampingi, atau saya yang mendampingi, sebagai wakil presiden," ujar dia. 

Bagi Mahfud, tak menjadi masalah pasangannya nanti berasal dari partai mana pun. "Asalkan cocok dengan saya," kata dia. Lalu, tokoh tersebut juga harus tak pernah tersandung masalah hukum, punya visi-misi yang jelas, dan kemauan yang sama untuk menjadikan hukum sebagai panglima ketika terpilih menjadi pemimpin Indonesia.

Mahfud mengaku ingin menjadi pemimpin yang tak tersandera oleh kepentingan pihak atau kelompok tertentu. "Sekarang belum ada yang istimewa, semua masih diolah. Kalau cocok, nanti jalan, saya jalan dengan dia, atau dia jalan dengan saya," kata Mahfud. 

Saat ini Mahfud terus memetakan peluang dan akan mengerucutkan pilihan sebelum akhirnya memilih satu kendaraan politik untuk memuluskan niatnya memenangi Pemilu Presiden 2014. Ia memilih realistis dengan membuka pintu dan komunikasi pada semua partai politik. 

Menurut Mahfud, keputusan politik akan semakin jelas dan mengerucut setelah bergulirnya pemilihan legislatif pada April 2014. "Nanti mitranya kami bicarakan terus. Tapi semua berdasar fakta politik setelah Pileg, atau mungkin sudah dimulai pada Januari. Semua kemungkinan kami analisis," ujarnya. 

Keinginan Mahfud berlaga di Pemilu Presiden 2014, kentara dari deklarasi yang sudah dilakukannya. Dia pun kemudian sempat ditawari menjadi peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, yang akhirnya dia tolak karena meragukan konvensi itu. Sampai sekarang, belum ada yang benar-benar meminangnya, sebagai kandidat utama maupun pendamping.

7 Penyakit Tanpa Gejala

Mungkin sebagian besar dari kita pernah bertanya begitu ketika divonis mengalami suatu penyakit, padahal jasmani kita merasa sehat. Memang betul, beberapa penyakit memang tidak memberikan keluhan pada stadium awalnya.
Bahkan, ketika gejala muncul, bisa jadi kondisi telah memburuk atau sudah stadium lanjut. Berikut adalah penyakit-penyakit yang perlu diwaspadai karena sering tidak menimbulkan gejala dan tidak disadari.


1. Hipertensi dan Kolesterol Tinggi

Dua masalah ini sangat populer di tengah masyarakat. Hipertensi dan kolesterol yang tinggi pada dasarnya tidak memberikan keluhan apapun bagi penderitanya. Idealnya tekanan darah normal untuk dewasa ialah ≤120/80 mmHg, dan disebut hipertensi grade I apabila tensi ≥140/90 serta hipertensi grade II bila tensi ≥160/100. Tekanan darah yang melebihi 180/120 disebut juga hipertensi krisis (berbahaya).


Namun ironisnya, hipertensi hingga ≥ 200/120 pun kadang tidak memberikan gejala apapun! Atau pada kebanyakan kasus, orang tersebut hanya mengeluh pusing-pusing ringan dan pegal-pegal ringan. Tak heran, banyak orang yang menyepelakan dan tidak mau berobat karena tidak ada keluhan. Itu adalah persepsi yang keliru. Disadari atau tidak, dampak hipertensi sebenarnya telah terjadi apabila tekanan ≥ 120/80; efek kerusakan akan terakumulasi hingga bertahun-tahun kemudian baru menimbulkan penyakit jantung dan pembuluh darah. Khusus untuk hipertensi krisis, bahaya stroke, penyakit jantung, serta pecah pembuluh darah dapat mengancam setiap saat.

Serupa halnya dengan kolesterol tinggi. Kadar kolesterol yang tinggi ibarat bom waktu yang akan terakumulasi di pembuluh darah atau jaringan hati (fatty liver) dan berakibat fatal. Padahal, obatnya sangat sederhana dan relatif murah.


2. Penyakit Ginjal Kronis

Fungsi utama ginjal ialah menyaring darah dan membuang sisa-sisa metabolisme melalui urin. Namun, penyakit ginjal tidak selalu ditandai dengan masalah pada urin atau berkemih. Dalam pengalaman penulis, gejala baru disadari saat penyakit sudah memasuki stadium III atau IV, bahkan ada yang harus langsung menjalani cuci darah (hemodialisis). Sedih rasanya melihat kondisi tersebut.
Disebut penyakit ginjal kronis (chronic kidney disease/CKD) apabila fungsi ginjal telah menurun secara progresif. Hal yang dikhawatirkan pasien dari CKD ini ialah tindakan pengganti ginjal (cuci darah rutin atau transplantasi ginjal), apabila sudah stadium terminal (stage V). CKD stage IV tidak akan kembali menjadi stage III atau II lagi, demikian seterusnya, sehingga fokus terapi ialah mencegah penurunan fungsi ginjal lebih lanjut.
Apa penyebab penyakit ginjal kronis ini? Nomor satu ialah diabetes melitus yang tidak terkontrol (gula darah terus tinggi), dan berikutnya ialah hipertensi yang tidak terkontrol.


3. Diabetes Melitus (DM)

Terutama di Indonesia, penyakit kencing manis atau diabetes melitus masih banyak yang tak terdeteksi. Pasien kadang baru datang berobat setelah ada penyakit jantung, ginjal, luka yang tak kunjung sembuh, hingga luka yang telah membusuk sekalipun. Padahal penyebabnya sederhana: kadar gula darah yang tinggi.
Patut diakui, para dokter sulit menentukan dengan tepat kapan sebenarnya penyakit ini dimulai. Ada literatur yang mengatakan, apabila kadar HbA1C ≥ 6,5 (ini adalah patokan angka diagnosis DM) sesungguhnya sudah terjadi kerusakan pembuluh darah mikro di retina mata akibat kadar gula yang tinggi (retinopati).
Beberapa pasien pada awalnya mengeluhkan gejala 3P: poliuria (sering berkemih), polidipsi (sering haus), dan polifagia (sering lapar), serta penurunan berat badan tanpa sebab. Itu adalah gejala klasik DM. Walaupun telah muncul, gejala tersebut kadang terabaikan atau dianggap bukan yang penting. Padahal, keluhan tersebut dapat membuka pintu untuk deteksi DM secara dini dan tepat.


4. Osteoporosis

Siapa yang tak kenal penyakit ini? Meski familiar, namun Anda dan saya tidak tahu apakah sedang mengalami pengeroposan tulang atau tidak. Osteoporosis tidak memiliki gejala atau keluhan apapun, seringkali pasien datang sudah dengan nyeri akibat patah tulang (fraktur) atau kejadian jatuh akibat tulang yang rapuh. Angka tertinggi osteoporosis terjadi pada wanita yang menopause, terutama yang memiliki berat badan rendah.
Cara pasti untuk mendeteksi secara dini ialah dengan pemeriksaan kepadatan tulang (bone densitometry), atau pada kasus-kasus awal dapat dilakukan dengan pemeriksaan radiologi. Namun sayangnya, pemeriksaan tersebut belum rutin dilakukan pada orang sehat.
5. Penyakit Jantung Koroner (PJK)
Masihkan ingatkah Anda sesosok artis dan politisi muda dengan porsi tubuh ideal dan rutin berolahraga, namun meninggal mendadak akibat satu kali serangan jantung? Ya, tak heran PJK disebut sebagai pembunuh nomor satu. Dalam ilmu kedokteran, jenis kelamin laki-laki dan usia ≥ 45 tahun saja (belum ditambah faktor lain) sudah termasuk sebagai faktor risiko PJK.
PJK biasa muncul sebagai nyeri dada sebelah kiri, seperti ditekan benda berat, yang kadang menjalar ke lengan, rahang bawah, serta pundak. Artinya, ada sumbatan di pembuluh darah koroner. Namun faktanya, PJK bisa muncul tanpa gejala apapun! Pasien dapat tiba-tiba jatuh tergeletak tanpa diketahui sebabnya. Setelah diperiksa rekam jantung, barulah diketahui bahwa pasien mengalami PJK.


6. Infeksi Menular (HIV dan Hepatitis)

Penyakit ini boleh dibilang berbeda golongan dari lima yang telah dibahas sebelumnya. Namun, infeksi menular seperti HIV dan hepatitis dapat muncul tanpa gejala sedikitpun. Selain tidak menimbulkan gejala, penyakit ini mudah menular bila tidak berhati-hati!
Pada kasus HIV, butuh bertahun-tahun sejak virus masuk ke dalam darah hingga muncul sebagai gejala.

Banyak pasien yang baru diketahui mengalami HIV setelah dirinya terjangkit berbagai infeksi sekunder lainnya. Seperti yang diketahui, pasien HIV memiliki imunitas yang rendah sehingga rentan terkena infeksi. Dengan kata lain, virus HIV tidak membunuh pasien secara langsung, melainkan melalui infeksi-infeksi sekunder tersebut. Pasien HIV paling sering meninggal akibat tuberkulosis atau hepatitis C.
Untungnya, pemeriksaan HIV dan hepatitis telah rutin dilakukan pada orang sehat, misalnya saat melamar kerja. Penulis sering menemukan, seseorang baru mengetahui dirinya mengidap hepatitis B kronis saat pemeriksaan rutin sewaktu melamar kerja. Tiba-tiba saja hasil laboratorium menunjukkan nilai HbsAg posititf (penanda hepatitis B). Ia tidak tahu dari mana sumbernya, dan mengaku tidak menggunakan obat-obatan suntik, seks bebas, atau transfusi darah. Dan tidak ada keluhan kesehatan selama ini; murni hanya hasil lab saja yang bermasalah.
Itulah kesulitan dari hepatitis B. Di Indonesia, mayoritas kasus hepatitis B kronis terjadi akibat infeksi melalui plasenta sewaktu dalam kandungan. Misalnya seorang ibu hamil dengan hepatitis B positif, sang bayi memiliki risiko yang sangat besar untuk mengidap hepatitis juga, namun dengan sifat penyakit kronis: tidak ada gejala pada tahun-tahun awal.


7. Sirosis hepar (penciutan hati)

Seperti halnya penyakit ginjal kronis, masalah kronis pada hati juga dapat mengakibatkan perubahan struktur dan penurunan fungsi. Disebut sirosis hati, apabila sel-sel normal telah mati, digantikan oleh serabut-serabut fibrosa, ukurannya menciut, dan tidak bisa dipulihkan lagi. Lazimnya kondisi ini diketahui melalui USG hati.
Namun, ceritanya agak berbeda dengan penyakit-penyakit di atas. Biasanya pasien memiliki riwayat penyakit hati yang berangsur-angsur dan tidak diobati hingga terjadilah sirosis. Penyebab tersering ialah hepatitis kronis yang disepelekan karena tidak ada gejala. Sampai suatu ketika, barulah pasien mengalami muntah darah atau bengkak yang menandakan telah terjadi sirosis.


Sejatinya, tak semua penyakit menimbulkan gejala pada awalnya. Keluhan yang muncul malah menandakan bahwa penyakit telah memasuki tahap lanjut, bahkan terminal. Di sinilah pentingnya bagi kita semua untuk waspada dan mau periksa kesehatan. Periksa tekanan darah, kadar gula darah, serta waspada terhadap semua faktor risiko adalah hal sederhana nan esensial mencegah tujuh penyakit di atas. Mengutip pepatah tua, mencegah akan selalu lebih baik daripada mengobati. Itupun kalau penyakitnya bisa diobati.

Joe Taslim Rutin Casting Film Hollywood

Sukses memerankan sosok Jah dalam film Fast & Furious 6, aktor Joe Taslim tidak puas begitu saja. Ia justru makin tertantang untuk bisa kembali membintangi kembali film Hollywood. 

"Sekarang gue lebih rajin audisi. Audisinya, di sini (Indonesia) gue kirim tape ke sana, gue rekam sendiri, gue main. Kalau enggak bagus, gue coba lagi," ujarnya saat ditemui di Kota Kasablanka, Selasa (16/7/2013).

Diakui Joe, sulit memang menembus audisi di Amerika. Ia harus bersaing dengan ribuan peserta lainnya. Bahkan hingga kini, ia masih menunggu jawaban dari sejumlah audisi yang ia ikuti. 

"Setelah Fast & Furious 6, gue ada beberapa. So far belum ada perkembangan. Tapi gue sadar, gue bukan orang Amerika. Justru serunya di situ, gue enggak tahu ke depannya seperti apa. Kalau gue selalu coba audisi, akan selalu ada kesempatan untuk dapat peran lagi," paparnya.

Joe tidak mudah menyerah, ia terus mencoba. Pengalamannya di Fast & Furious 6 juga membantunya untuk makin dikenal banyak orang.

"Perbedaan pasti ada. Sekarang orang makin banyak yang kenal. Mereka lebih respek sama gue, itu normal aja. Mereka support gue tanpa mengotak-kotakan," ungkapnya.

Beyonce Berjuang Menyeimbangkan Antara Karier dan Keluarga

Perlu perjuangan bagi perempuan untuk menyeimbangkan perannya sebagai ibu bekerja dan ibu bagi anak-anak. Tak terkecuali Beyonce Knowles yang masih berusaha menjalani aktivitasnya secara seimbang sebagai penyanyi dan ibu untuk anak pertamanya, Blue Ivy.
Istri dari penyanyi Rapper, Jay Z ini, sedang disibukkan dengan tur dunianya yang bertajuk “The Mrs. Carter Show World Tour”. Ia pun banyak menghabiskan banyak waktunya di perjalanan. Untuk mengatasi dilema ibu bekerja, Beyonce pun mengajak serta putri berusia dua tahunnya mengikuti tur bersamanya.
"Ini benar-benar menarik karena tur ini saya pergi bersama putri saya untuk pertama kalinya dan mimpi saya yaitu selalu dapat menyeimbangkan antara kehidupan keluarga dan karier saya," akunya dalam konferensi pers saat ia tampil di Brasil beberapa waktu lalu.
Seperti ibu bekerja lainnya, menyeimbangkan kehidupan keluarga dan karir bagi Beyonce membutuhkan perjuangan dan ia pun menyadari betapa sulitnya untuk bisa seimbang.
Beruntung, Beyonce bisa membawa serta putrinya saat bekerja, bepergian ke beberapa negara. Ia pun bangga, dengan cara ini Ivy dapat memiliki pengalaman berbeda dari berbagai budaya dan bertemu banyak orang di usianya yang masih sangat muda.
“Ini membuat saya bangga terhadap pekerjaan saya. Dan saya bangga bahwa musik dapat berdampak baik bagi banyak orang dan membawa kami (ia bersama anaknya) selalu bersama,” lanjutnya.
Tur konsernya di Brasil berlangsung hingga 17 September 2013. Konser dunianya ini dimulai pada bulan April dan akan berlanjut sampai akhir tahun. 

Kamis, 19 September 2013

Gunung Ijen Dibuka Lagi untuk Wisatawan


Jember - Kabar baik bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Gunung Ijen. Gunung yang terletak di Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi itu kini mulai dibuka lagi setelah setahun lebih ditutup karena peningkatan aktifitas vulkaniknya.

"Secara resmi mulai terbuka terbatas untuk kegiatan pariwisata sejak 1 September 2013 lalu,” kata Sunandar Trigunajasa, Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jawa Timur, Selasa, 3 September 2013.

Sunandar mengatakan, pembukaan Gunung Ijen menyusul menurunnya status Gunung Ijen dari siaga menjadi waspada. Pembukaan kembali gunung berapi setinggi 2.386 di atas permukaan laut itu dilakukan setelah BKSDA menerima surat dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada 26 Agustus 2013.

Surat itu, kata Sunandar, menyatakan bahwa status keaktifan Gunung Ijen menurun dari level III (Siaga) ke Level II (Waspada). “Itu artinya, risiko bahayanya tentu berkurang,” kata dia.

BKSDA pun mengeluarkan surat edaran yang menyatakan kawasan Gunung Ijen dibuka secara terbatas untuk kegiatan pariwisata alam. Pembukaan secara terbatas itu untuk menjaga keamanan serta keselamatan pengunjung. "Jadi kami batasi hingga radius satu kilometer dari kawah Ijen yang sedang aktif. Sudah ada tanda-tanda larangan di sana," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Perhubungan Kabupaten Bondowoso, Bambang Sukwanto, mengungkapkan kegembiraannya dengan pembukaan kembali kawasan Gunung Ijen untuk wisatawan. Selama setahun lebih, kawasan itu ditutup karena PVMBG menyatakan kondisi gunung itu berbahaya. "Sejak juni 2012, statusnya siaga, tak ada turis ke sana. Kami menyambut baik pembukaan itu," katanya singkat.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review